Jumat, 18 Desember 2015

FF SEOKYU : YOU'RE MINE Chapter 3



You’re mine
Chapter 3



Title    : Seokyu
Genre : Romance, Comedy
Type   : Chapter (bersambung)
Cast :   Seo Joo hyun a.k.a Seo Joo hyun
            Cho Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun
            Kim Taeyeon a.k.a Eomma Seohyun – Ny Seo
            Park Jung Soo a.k.a Appa Seohyun – Tuan Seo
            Choi Siwon a.k.a Appa Kyuhyun – Tuan Cho
            Tiffany Hwang a.k.a Eomma Kyuhyun – Ny Cho
            Im Yoona a.k.a Im Yoona
            Choi Sooyoung a.k.a Choi Sooyoung
            Lee Donghae a.k.a Lee Donghae
            Lee Hyuk Jae a.k.a Choi Eunhyuk
            etc.

Mian for typo and happy reading ^^
I'am Seokyu shipper. Don't Bash and don't Plagiat!!

Previous Chapter 1-2

***

Diwaktu bersamaan, ketika Yoona sampai ditaman belakang, “Omo, Hyunie-ah apa yang kau lakukan. Berpelukan dengan namja lain? Hyunie-ah kau keterlaluan. Kau memaksaku untuk menjadi dirimu menemui calon suamimu tapi malah kau bermesraan dengan namja lain, haiisss..” keluh Yoona sebal.
Dia tak menyadari bahwa ada seorang namja dibelakangnya yang tengah mendengar apa yang dia katakan.
“Jadi kau bukan Joohyun?” Tanya orang itu ragu – ragu.
Yoona membelakak matanya dan menoleh perlahan kearah suara tersebut, “Oppa?”
“Jawab aku.” Donghae yang ternyata orang yang tak sengaja mendengar perkataan Yoona barusan.
“Hmm, mianhae oppa. Joohyun atau Seo joohyun atau Seohyun yang menyuruhku untuk menemuimu.” Jawab Yoona menunduk malu. ‘Aissshhh kenapa bisa begini.’
“Kenapa kau melakukan ini? Siapa kau sebenarnya?”
“Mianhae Oppa, aku sahabat Seohyun sejak kecil, aku… namaku Im Yoona.. Seohyun memintaku menjadi dirinya karena dia belum siap Oppa menikah denganmu” jawabnya masih menunduk.
“Sudahlah tidak usah menunduk seperti itu, angkat wajahmu.”
Yoona mendongak dan menatap sendu Donghae, ‘Kenapa dia tersenyum padaku, kenapa tidak marah?’
“Syukurlah kalau kau bukan Joohyun.”
“Mwo?”
“Sebenarnya aku juga bukan Cho Kyuhyun, perkenalkan namaku Lee Donghae, panggil saja aku Donghae.”
“Mwo?”
“Kau pasti kaget bukan? Kyuhyunlah yang memintaku menjadi dirinya untuk menemui Joohyun yang ternyata yang kutemui Joohyun palsu.” Ucapnya tersenyum.
“Jadi?”
“Kau mau tau Kyuhyun asli yang mana?” tawar Donghae, Yoona mengangguk.
“Lihat kesana,” tunjuk Donghae, “Namja yang bersama Yeoja disana.”
“Yang berpelukan?”
“Ne.”
“Omo, itu Seohyunie Oppa.”
“Mwo?”
Mereka berduapun kaget dan tiba – tiba tertawa.
“Jadi mereka sudah bertemu Oppa, mengapa jadi kita yang repot begini ya Oppa?” ucap Yoona tertawa.
“Ne, dasar bocah tengik itu.”

“Bagaimana hal ini kita beritahu saja pada orang tua mereka Oppa?”

“Hmm, ide yang bagus.” Mereka berdua tersenyum licik.

***

Malam ini Kyuhyun mengantar Seohyun pulang kerumahnya, awalnya Seohyun menolak namun dipaksa oleh Kyuhyun.
“Kyuhyun-ssi, kamsahamida telah mengantarku.” Ucap Seohyun membungkuk dihadapan Kyuhyun dan tersenyum setelah tiba dipintu gerbang rumahnya.
“Ne, sama – sama.” Kyuhyun balas membungkuk dan tersenyum kemudian berjalan menghampiri mobilnya dan berlalu dari rumah Seohyun.
Seohyun masuk kedalam rumahnya,
“Hyunie?” Tanya Eommanya.
“Ne, Eomma. Ada apa?”
“Bagaimana dengan pertemuannya dengan calon suamimu?”
“Cukup baik.”
“Ah, semoga semua berjalan dengan baik ya Hyunie.” Eommanya berlalu kekamarnya.
Seohyun menghela nafas dan menuju kamarnya.

Dibalik tembok kamar Seohyun, sang eomma terkekeh geli mengingat cerita Yoona saat ditelepon 30 menit lalu. Ternyata kedua orang tua Seohyun beralasan bahwa akan pergi nyatanya mereka kembali kerumah.
Flash back On
“Yeobseo?” Eomma Seohyun mengangkat telepon yang tengah berdering diruang tengah tersebut.
“Ah, bisakah aku berbicara dengan Nyonya Seo?” jawab sipenelpon yang tak lain adalah Yoona, sahabat Seohyun.
“Ah, aku sendiri. Dengan siapa aku berbicara?”
“Bibi, ini aku Im Yoona.”
“Ah, Yoona-ya. Apa kabarmu? Sudah lama kau tidak main kerumah. Kelihatannya kau sibuk sekali.”
“Bibi berlebihan sekali, baru 2 hari yang lalu aku mengunjungi rumahmu Bi.” Jawab Yoona terkekeh geli.
Sesekali Donghae yang sedang menyetir itu melirik Yoona disebelahnya yang asyik bertelepon dengan Eomma Seohyun, “Hah, dasar wanita! Bukannya langsung to the point saja malah berbasa - basi.” Gumamnya pelan.
“Ah, sebentar Bi.” Ucap Yoona menutup ponsel bagian bawah dengan tangan kanannya, merasa Donghae mengatakan sesuatu, “Hmm.. Oppa kau bicara apa tadi?”
Donghae terkejut, sedetik kemudian dia tersenyum kecil, “Ah tidak ada yang aku bicarakan.” Jawabnya masih memusatkan tatapan matanya pada jalan.
“Hmmm..” Yoona menganggukkan kepalanya dan beralih pada pembicaraan yang tertunda tadi, “Ah sampai dimana tadi Bi?”
“Oh.. ada apa kau mencari bibi? Seohyun kebetulan belum pulang, dia ada janji bertemu dengan calon suaminya.”
“Aku tau Bi.”
“Oh ya. Otthoke, kau bersamanya tadi?”
“Hmm.. begitulah Bi, tapi ada yang ingin aku sampaikan padamu Bi…”
“Apa itu?”
“Seohyun tengah………………………………” Yoona menceritakan panjang lebar pertemuan Seohyun dan calon suaminya itu kepada Eomma Seohyun.
“Mwoooooo??? Bagaimana bisa anak itu melakukannya.”
“Tapi tenang saja Bi, Seohyun sudah bertemu dengan Cho Kyuhyun yang asli tanpa sengaja. Bahkan tadi dia pulang diantar olehnya, setelah aku memberitahu Seohyun kalau aku diantar oleh Kyuhyun palsu.”
Eomma Seohyun mengangguk – angguk mengerti situasi ini, anaknya memang sangat keras kepala, tapi dewi fortuna sedang menolongnya maka tanpa sengajapun Seohyun dipertemukan oleh Kyuhyun walaupun dengan sebuah scenario pertemuan itu dibuat sedemikian rupa oleh Seohyun agar tidak bertemu dengan calon suaminya.
“Ah, gomawo Yoona-ya atas informasimu… aku punya rencana dan kau harus bekerja sama denganku, otthoke?” ucap Nyonya Seo itu dengan wajah evilnya.
“Ne, Bibi.” Jawab Yoona
Flash Back Off

***

Sooyoung sedang asyik memakan keripik diruang TV bersama Oppanya yaitu Eunhyuk.
“Yak Oppa! Mengapa kau ganti chanelnya” tukas Sooyoung menyemburkan serpihan keripiknya itu kehadapan Eunhyuk.
“Soo-ah, kau ini jorok sekali!” Eunhyuk mengusap – usapkan wajahnya yang terkena serpihan keripik tadi.
“Ahhh Oppa, ayo ganti. Film tadi bagus!” serunya
“Aniyo! Filmnya tidak bagus, tidak romantis.”
“Arrgghhh Oppa. Ayo cepat ganti, kalau tidak koleksi video yadongmu itu akan aku beritahu eomma nanti.” Ancam Sooyoung.
“Mwo kau mengancamku?”
“Ne. ayo berikan remotenya.”
“Tidak mau.” Terjadi pergulatan kecil diruang TV itu antara dongsaeng dengan oppanya.
“Oppa kau keterlaluannnn!!!” teriak Sooyoung kalah.
Eunhyuk hanya membuang wajahnya dan tersenyum menang.
“Oke, kalau begitu aku akan kekamarmu dan menggeledah semua yang ada disana. Dan mengambil semua video yadongmu itu!" seru Sooyoung beranjak dari sofanya.
"Eiitss... kau ini serius?"
"Iya aku serius." Sooyoung melipat kedua tangannya didada.
Eunhyuk hanya mengela nafas, "Ige. remotenya. lebih baik aku dikamar menonton video favoritku... videooo i'm comiingg..."
Sooyoung yanag telah menerima remote TV itu kemudia duduk kembali, "Huh! dasar mesum!" serunya sambil meneruskan kegiatannya tadi. "Ahahahahhaaa...." tawanya.
Eunhyuk membuka pintu kamarnya yang dekat dengan ruang keluarga, "Yak! Sooyoung jangan tertawa terlalu keras, Aku tidak dapat mendengarkan suara desahan - desahan karena suaramu itu." teriak Eunhyuk.
"Hahahahaa..." Sooyoung malah menambahkan volume suaranya, "Masa Bodoh! dasar Ahjushi Mesum!!' serunya dengan lantang.
"Ahh.. dasar shinkin!!" Eunhyuk menutup pintunya lemas.

***

Tbc

FF SEOKYU : YOU'RE MINE Chapter 2



You’re mine
Chapter 2


Title    : Seokyu
Genre : Romance, Comedy
Type   : Chapter (bersambung)
Cast :   Seo Joo hyun a.k.a Seo Joo hyun
            Cho Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun
            Kim Taeyeon a.k.a Eomma Seohyun – Ny Seo
            Park Jung Soo a.k.a Appa Seohyun – Tuan Seo
            Choi Siwon a.k.a Appa Kyuhyun – Tuan Cho
            Tiffany Hwang a.k.a Eomma Kyuhyun – Ny Cho
            Im Yoona a.k.a Im Yoona
            Choi Sooyoung a.k.a Choi Sooyoung
            Lee Donghae a.k.a Lee Donghae
            Lee Hyuk Jae a.k.a Choi Eunhyuk
            etc.

Mian for typo and happy reading ^^
I'am Seokyu shipper. Don't Bash and don't Plagiat!!

***

“Seohyunnie hwating!” seru Eomma Seohyun saat tiba direstoran tempat bertemu dengan calon menantunya.
“Eomma tidak ikut kan?” Tanya seohyun yang malam itu saat cantik dengan mengenakan dress putih panjang hingga lutut dan rambutnya yang digerai indah.
Eommanya menggelengkan kepalanya pelan dan tersenyum, “Karena ini malam minggu, Eomma ingin berkencan dengan Appamu, Hyunie-ah” genit Eomma Seohyun mengedipkan matanya sebelah.
“Apa? Eomma seperti anak muda saja.” Sindir Seohyun mengerucutkan bibirnya.
“Omo, anak eomma lucu sekali kalau sperti itu. Sudah yah, jangan lupa meja nomor 5 oke. Yang sopan dan manis ya Hyunie.” Ucap Eommanya kemudian masuk kedalam mobil Appanya.
Seohyun mulai mengambil Hpnya didalam tas, lalu mengetik..
To : Yoona Eouni
Eouni kau sudah datang? calon suamiku ada di meja nomor 5.
Send
From : Yoona Eouni
Aku sudah tiba Hyunnie, baiklah aku kemeja nomor 5.
Jika terjadi sesuatu pada hubunganmu, tanggung sendiri akibatnya.
To : Yoona Eouni
Lakukan saja apa yang aku beri tau Eouni.
Aku tunggu ditaman belakang kalau sudah selesai.
Send
From : Yoona Eouni
Ne.
Seohyun mengembangkan senyumnya, akhirnya Yoona mau melakukan permintaannya dan dia tidak perlu capek – capek bertemu dengan calon suaminya itu, ‘Rasakan kejahilanku’ gumam seohyun.

“Hyung kau sudah tiba?” Tanyanya pada orang diseberang sana.
“Sudah Kyu, aku harus duduk dimeja nomor berapa?”
“Hemm.. kata eomma ku dimeja nomor 5. Kau ingat kan Hyung?”
“Ne, aku ingat semua perkataanmu Kyu.”
“Oke, Hwating Hyung.”
“Ne. Dasar EVIL!”
Klik. Kyuhyun menutup pembicaraan singkatnya dengan Donghae, dia meminta bantuan Donghae menggantikan posisinya sekarang. Senyum Evilnya keluar, “Lebih baik aku ketaman belakang restoran ini, sembari menunggu Donghae Hyung.” Kemudian Kyuhyun melangkah pergi dari restoran itu.

***

“Bintangnya indah sekali malam ini” Seohyun terkesima melihat bintang – bintang bertebaran dilangit saat ini dan membuatnya kagum. Sampai ketika ada seseorang yang mengusik kegiatannya,
“Ah, aku kalah lagi, apa – apaan ini. PSP milik Donghae Hyung tidak asik!” seru Kyuhyun frustasi dan mengacak – ngacak rambutnya yang rapi itu. Dia kalah sudah 3 kali lebih, padahal permainannya sangatlah mudah.
Seohyun penasaran siapa yang menganggunya ditaman malam ini, dengan suara berisiknya itu. Dan ketemu! Orang itu sedang frustasi sambil memandangi sebuah PSP ditangannya, merasa iba Seohyun menghampirinya, “Anneyong, kau kenapa Ajhusi?” Tanya Seohyun sopan.
Merasa dipanggil Ajhusi, Kyuhyun mendongakkan kepalanya, sekilas dia terpana dengan kecantikan Seohyun itu kemudian, “Apa? Ajhusi? Sembarangan kau nona, aku ini masih muda.” Kyuhyun berdiri menghadap Seohyun.
Seohyun melongok kaget, “Kenapa kau membentakku Ajhusi?” tanyanya polos.
“Jangan panggil aku Ajhusi nona.” Cibir Kyuhyun.
Seohyun tertawa kecil melihat tingkah laki – laki yang ada dihadapannya, baginya seperti anak kecil, “Memang benar kau bukan seorang Ajhusi, tapi kau anak kecil yang sepertinya kalah main game dan terlihat sangat frustasi.”
“Apa? Aku tidak kalah.”  Sembunyi Kyuhyun.
“Kau jangan berbohong, baru saja aku lihat ada tulisan Game Over terpampang jelas dilayar PSPmu.” Lirik Seohyun pada PSP yang disembunyikan Kyuhyun dibelakangnya.
Kyuhyun kikuk karena ketahuan didepan seorang gadis bahwa dia kalah main game, “Yak, kau jangan tertawa terus. Itu meyakitkan hatiku.” Ucap Kyuhyun sekenanya agar gadis dihadapannya ini berhenti tertawa. Sontak Seohyun berhenti tertawa.
“Mianhae, tidak ada maksudku menyakiti hatimu Ajhusi.”
“Yak, jangan panggil aku Ajhusi.”
“Lalu?” tanyanya polos.
“Aku… panggil saja aku Kyuhyun.” Jawabnya menunduk.
Seohyun sempat terkejut mendengar namanya itu karena mirip dengan nama calon suaminya, jangan – jangan. “Ah aniyo! Tidak mungkin.” Ucapnya pelan sambil menggerak – gerakkan tangannya keatas kepalanya.
Kyuhyun bingung dengan sikap gadis dihadapannya, “Hey Nona, kau kenapa? Apa kau baik – baik saja?”
Seohyun baru tersadar dan tersenyum geje, “Ahni, hehehe aku seo joohyun, panggil saja Seohyun. Senang berkenalan denganmu Kyuhyun-ssi”
“Ah, ne”. ‘Seperti nama calon istriku yang dibilang eomma, siapa ya? Joohyun? Entahlah aku lupa’ batin Kyuhyun.


Ditempat lain, meja nomor 5 direstoran itu.
“Oppa kau mau makan apa?” Tanya Yoona berusaha manis, dia tidak mau kalau perintah Seohyun dijalankan, karena baginya laki – laki dihadapannya ini sangat tampan jadi dia tidak enak kalau harus menjahilinya.
“Aku sama denganmu saja.” Jawabnya tersenyum
‘Omo, manis sekali senyumnya.’ Gumam Yoona dalam hati. “Baiklah Oppa sebentar aku panggilkan pelayannya.”
“Tidak usah, aku saja yang panggilkan.” Selak Donghae. “Pelayan.” Ucapnya sambil mengangkat tangan kanannya keatas.
Waiters itupun segera menghampiri Donghae, “Ne Tuan, ada yang bisa saya batu?”
Donghae tersenyum, “Joohyun-ah kau mau pesan apa?” Tanya Donghae pada Yoona.
“Ah, aku pesan steak dan orange juice saja.” Jawabnya tersenyum.
“Ne, aku juga sama.” Tambah Donghae.

Sang Waiter mencatat pesanan keduanya, “Baik Tuan dan Nona, tunggu sebentar kami siapkan dulu hidangannya. Permisi.” Ucapnya membungkuk dan kemudian berlalu.
Kembali Donghae menatap Yoona, gadis yang ada dihadapannya itu yang dikira adalah Joohyun.
“Ada apa Oppa? Kenapa melihatku seperti itu?” Tanya Yoona yang sadar tengah diperhatikan Donghae.
“Ah ahni, kau hanya terlihat cantik malam ini.” Tutur Donghae menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
Yoona menunduk malu dan tersenyum, wajahnya merona. “Oppa kau bisa saja.”. ‘Seohyunie, Kyu Oppa sungguh romantic. Kau pasti akan menyesal’ gumam Yoona.
15 menit kemudia makananpun datang dan mereka segera menyantapnya.
“Hmm Oppa ku pikir kau orang yang angkuh dan dingin. Ternyata kau sangat baik dan ramah.” Ucap Yoona sembari memotong steaknya.
Donghae hanya tersenyum, “Benarkah?”
“Ne Oppa, karena kudengar dari banyak orang kau ini sangat cuek terhadap wanita, tapi setelah bertemu denganmu ternyata tidak begitu.”
“Kesan pertamaku tidak terlalu buruk bukan?”
“Ne Oppa. Tidak buruk”
“Kau juga sangat menyenangkan Joohyun-ah.”
Yoona hanya tersipu, entah kenapa berpura- pura menjadi Seohyun membuatnya senang malam ini kali ini, jauh di luar dugaannya. ‘Seohyunnie bagaimana kalau Kyu Oppa menyukaiku, andwe! Tapi dia begitu mempesona, aku takut kalau aku menyukainya Hyunie-ah’ gumamnya dalam hati.
‘Kyu, gadismu itu sangat neomu yeppo. Bisa – bisa aku jatuh cinta dengannya. Andwae!’ batin Donghae sambil kembali menatap Yoona yang sedang asik menikmati makanannya.
“Ada apa Oppa? Kenapa memandangiku terus?”
“Ah ahni.”
“Apa aku boleh bertanya Oppa?” Yoona angkat bicara karena sedari tadi mereka saling menganggumi sampai lupa maksud dan tujuannya ini.
“Ne, apa itu?”
“Apa alasanmu Oppa menyetujui perjodohan ini?”
‘Mati kau Hae’, ucapnya dalam hati, Kyuhyun tidak memberi tau jawaban apa yang diberikan kepada dia kenapa dia menerima perjodohan ini, tidak lucu hanya karena PSP miliknya disita Eommanya.
“Oppa, apa kau mendengarkanku?”
“Ah, ne. bagaimana kalau kau dulu yang menjawab.”
“Hmm, bagaimana sih Oppa, aku kan bertanya masa mesti aku yang menjawabnya juga.”
Donghae nyengir, “Tidak apa kan?”
“Hmm aku? Aku tidak mau mengecewakan kedua orang tuaku Oppa. Maka aku menuruti permintaannya saja.” Bohong Yoona.
“Wah, kau anak yang berbakti ne?”
Yoona mengangguk, “Bagaimana denganmu Oppa?”
“Aku sama denganmu Joohyun-ah. Hemm apa kau sudah memiliki kekasih?”
Yoona tersedak, Donghae kaget dan segera menghampiri Yoona, memberinya minum. “Gwaenchana?”
“Ne Oppa, nan gwaenchanayo. Gomawo.”
“Mianhae membuatmu tersedak.” Donghae kembali ketempat duduknya.
“Aku belum memiliki kekasih Oppa.”
“Benarkah? Aku juga sama.”
“Yak! Kau selalu mengikuti jawabanku Oppa!”
“Tidak boleh?”

“Kau harus memiliki jawaban sendiri Oppa.”
Donghae hanya tersenyum. Setelah makan mereka berbincang – bincang agak lama, sepertinya mereka tertarik satu sama lain sehingga mereka berdua lupa tujuan mereka untuk membuat kesal Seohyun dimata calon suaminya jelek dan begitu pula sebaliknya.
“Ah Oppa, malam sudah mulai larut. Sepertinya aku harus pulang.”
“Mau aku antar?”
“Aniyo Oppa, aku bisa pulang sendiri dengan dongsaengku.”
“Oya dimana dia?”
“Dia menungguku ditaman belakang restoran ini Oppa. Kalau begitu aku pamit, senang bertemu denganmu Oppa. Anneyong” ucap Yoona berdiri dan membungkukkan badannya kemudian berlalu kepintu keluar restoran itu.
“Ne, hati – hati Joohyun-ah.” Ucap Donghae membungkuk dan menatap punggung Yoona yang tengah keluar restoran itu.

***

At Garden,
“Yak! Mana bisa begitu?!” seru Kyuhyun frustasi
“Sudahlah kau mengaku kalah saja, buktinya aku sudah lebih dari 3 kali ini menang.” Bangga Seohyun dengan evil smirknya.
Kyuhyun yang melihat senyum Seohyun seperti itu tidak terima, “Yak! Hey hey hey itu senyum khas milikku, kenapa kau bisa mengikutiku?!”
“Aniyo, memangnya yang bisa tersenyum evil hanya dirimu Kyuhyun-ssi.” Sangkal Seohyun memajukan badannya kesamping Kyuhyun. Kyuhyun kaget dan merasa kikuk karena mereka berhadapan hampir dekat.
“Ah, kau masih tidak terima ya kalah bermain game denganku Kyuhyun-ssi? Hahahaha… lihatlah wajahmu itu Kyuhyun-ssi.” Seohyun tertawa lepas melihat wajah Kyuhyun yang sepertinya kalah telak.
“Aniyo, aku orang yang sangat sportif, hanya hanya aku tak percaya bisa dikalahkan oleh seorang wanita.” Jawab Kyuhyun melipat kedua tangannya didepan dadanya dengan wajahnya yang ditekuk.
“Kyuhyun-ssi, kau seperti anak kecil saja. Sudah besar dan tua seperti ini masih saja tingkahmu seperti anak kecil.” Kekeh Seohyun.
“Apa kau bilang? Aku seperti anak kecil?” kesal Kyuhyun tak terima segera menoleh kearah Seohyun. Seohyun yang masih menahan tawanya mengangguk.
“Apa kau mau bukti kalau aku bukan anak kecil yang seperti kau pikirkan?” goda Kyuhyun dengan evil smirknya.
“Memangnya kau mau buktikan apa Kyuhyun-ssi?” Seohyun menantang Kyuhyun.
Lama – lama Kyuhyun mendekati Seohyun dengan evil smirknya, Seohyun yang tadinya menantang Kyuhyun menjadi takut akan tingkah Kyuhyun yang mulai mendekati wajahnya, “Yak! Kau mau apa Kyuhyun-ssi” ucapnya lirih sambil mencoba duduk mundur, namun sayang Kyuhyun tidak menjawab dan masih menatap evil kearah Seohyun, “Kau bilang mau buktikan Seohyun-ssi?” liciknya.
Seohyun terdiam karena tak ada jalan lagi untuk dirinya mundur hingga sampai batas bangku taman itu, kakinya seakan lemas untuk bangun dan..
CHU-
‘OMO, apa ini? Kyuhyun-ssi menciumku? Fristkissku, andwee!!!!’ Seohyun berteriak dalam batinnya. Dan dengan kesadaran penuh dia mendorong tubuh Kyuhyun namun Kyuhyun malah memegang bahu dan pinggang Seohyun agar tak lepas dari dekapan dan ciumannya. Seohyun meronta, “Yak, le..hmp..pas..hmp..kan..hmp..a..hmp..ku..hmp..” selanya.
Kyuhyun melepasnya dan tersenyum bangga, “Kau tau sekarang, aku bukan anak kecil eoh?”
Wajah Seohyun memanas dan dia menunduk lemas, airmatanya tak sengaja mengalir disudut matanya, “Hiks…”
Kyuhyun mendengar suara isakan Seohyun segera menoleh dan membungkuk dibawah Seohyun, “Seohyun-ssi, kau kenapa menangis?” tanyanya tanpa dosa.

Seohyun mendongakkan kepalanya menatap Kyuhyun, “Kau jahat sekali Kyuhyun-ssi. Kau merebut firstkissku yang tadinya akan kuberikan pada suamiku kelak.” Ucapnya parau dan jujur saja Kyuhyun yang melihat itu jadi merasa bersalah.
“Mianhae Seohyun-ssi, aku tak ada maksud seperti itu, jeongmal mianhae.”

“Hiks hiks”
“Seohyun-ssi jangan menangis disini, nanti banyak orang lihat.” Kyuhyun mencoba melihat keadaan taman itu.
“Yak Kau! Seharusnya sebelum menciumku harusnya kau lihat dulu keadaan disini, jangan sembarangan… hiks hiks hiks aku sudah tidak suci lagi”
“Mwo? Apa maksudmu Seohyun-ssi? Aku hanya menciummu kenapa kau bilang tidak suci lagi?”
“Pokoknya kau jahat Kyuhyun-ssi” Seohyun memukul – mukul bahu Kyuhyun. Kyuhyun menangkap kedua tangan Seohyun dan segera direngkuh tubuh Seohyun untuk dipeluknya agar Seohyun tenang.
“Sudahlah mianhae, jangan menangis lagi. Kau terlihat sangat jelek kalau menangis.”
Seohyun melepas pelukan Kyuhyun, “Tidak lucu!” serunya mengerucutkan bibirnya, “Huaaaaa….. bagaimana jika tidak ada yang mau menjadi suamiku kelak, aku tidak suci lagi, semua gara – gara kau Kyuhyun-ssi”
Kyuhyun melongo dengan tingkah gadis ini, “Mwo? Aku?”
“Kau harus bertanggung jawab Kyuhyun-ssi!” Seohyun berhenti menangis dan menatap tajam Kyuhyun.
“Mwo tanggung jawab apa?”
“Kau..” Seohyun menunjuk Kyuhyun dengan telunjuknya, “Harus jadi suamiku!”
“Mwo??? Mana bisa begitu, kita baru saja kenal?”
“Tidak bisa! Kau sudah menciumku tanpa ijin, kau harus mau jadi suamiku! Kalau tidak aku bunuh diri saja!”
“Mwo, apa – apaan kau ini. Jangan gila!”
“Huaaa…. Aku mau bunuh diri saja, aku tidak suci lagi.” Seohyun menangis lagi.
“Hey hey Seohyun-ssi sudahlah jangan menangis.. huft… baiklah aku akan jadi suamimu nanti.” Kyuhyun menyerah, entah kenapa dia bisa menyerah begini dengan gadis yang baru dikenalnya beberapa jam yang lalu.
Seohyun berhenti menangis, “Benarkah? Kau mau berjanji?”
“Ne, aku berjanji.”

“Gomawo” Seohyun tiba – tiba memeluk tubuh Kyuhyun. Kyuhyun tersentak dan sesaat kembali normal, “Ne Seohyun-ssi sama – sama.”

***

tbc

FF SEOKYU : YOU'RE MINE Chapter 1



You’re mine
Chapter 1

Title    : Seokyu
Genre : Romance, Comedy
Type   : Chapter (bersambung)
Cast :   Seo Joo hyun a.k.a Seo Joo hyun
            Cho Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun
            Kim Taeyeon a.k.a Eomma Seohyun – Ny Seo
            Park Jung Soo a.k.a Appa Seohyun – Tuan Seo
            Choi Siwon a.k.a Appa Kyuhyun – Tuan Cho
            Tiffany Hwang a.k.a Eomma Kyuhyun – Ny Cho
            Im Yoona a.k.a Im Yoona
            Choi Sooyoung a.k.a Choi Sooyoung
            Lee Donghae a.k.a Lee Donghae
            Lee Hyuk Jae a.k.a Choi Eunhyuk
            etc.

Mian for typo and happy reading ^^
I'am Seokyu shipper. Don't Bash and don't Plagiat!!


***

“Apa Eomma? Aniyo aku tidak mau dijodoh – jodohkan seperti itu!” tolak Seohyun memalingkan wajahnya ketika eommanya mengatakan bahwa dia akan dijodohkan oleh anak sahabatnya.
“Ya anak eomma paling cantik jangan seperti itu, ini demi kebaikan perusahaan Appamu kelak.” Rayu Eomma Seohyun sambil nyengir gaje (?).
“Tidak mau Eomma, aku tidak mau. Aku sudah punya namjachingu Eomma.” Seohyun tetap merengek tidak terima perjodohan ini, padahal sama sekali dia belum punya kekasih.
“Yak kau putuskan saja namjachingumu itu, susah sekali sih!” Eomma Seo tidak mau kalah berdebat dengan anaknya, “Kau mau Appamu bangkrut hah?” wajah Eomma Seo berubah sendu.
Seohyun melirik eommanya, ada rasa tidak tega melihat eommanya sedih seperti itu biar bagaimanapun selama ini kedua orangtuanyalah yang mengurusnya sejak kecil. “Eomma tidak usah berakting seperti itu, tidak lucu.”
“Eomma tidak berakting Hyunie-ah, kau tau perusahaan Appamu diambang kehancuran saat ini? Ada salah satu karyawan Appamu telah membohonginya sampai – sampai dia membuat kerugian yang sangat besar sehingga Appamulah yang harus menyelesaikannya. Sedangkan yang membuat ulah malah pergi begitu saja.” Ungkap Eomma Seohyun sedih dan menunduk menutupi wajah dengan kedua tangannya.
Seohyun yang tadinya bersikukuh tidak menerima perjodohan ini akhirnya luluh karena tidak tega melihat keadaan kedua orangtuannya saat ini. “Sudahlah Eomma jangan bersedih, baiklah kali ini aku turuti keinginanmu Eomma.” Peluk Seo pada Eommanya, Eommanya tersenyum menang.

***

“Hyunie-ah ku dengar kau akan dijodohkan dengan anak pemilik cho corporation itu yah?” Tanya Yoona sambil menyambar minuman Sooyoung yang tengah dipegang.
“YA IM YOONA!......” teriak Sooyoung tidak terima minumannya diambil. Sontak pengunjung kantin kampus itu semua menoleh ke arah mereka bertiga. Untung saja tangan Seohyun telah membekap mulut Sooyoung. Kalau tidak, akan ada rentetan teriak lagi dari mulutnya, “Sssttt jangan teriak – teriak begitu Eouni.” Bisiknya. Sooyoung masih terlihat cemberut setelah bekapan dari tangan Seohyun terlepas.
“Dia mengambil minumanku Hyunie-ah!” serunya menunjuk minumannya tengah diminum oleh Yoona.
“Hanya sedikit Young-ah, ini aku kembalikan minumanmu.” Senyum Yoona tanpa dosa dan menyerahkan setengah gelas minuman itu pada Sooyoung, Sooyoung hanya melihat nanar gelasnya itu.
“Sudah ya Eouni kalian jangan seperti anak kecil begitu.”
Merasa disindir, Sooyoung langsung menatap tajam kearah Seohyun, “Maksudmu apa Hyunie-ah? Dia yang menghabiskan minumanku, lihat ini!”
Seohyun mendadak ngeri melihat tatapan Sooyoung, sedangkan Yoona hanya memainkan kukunya dan tak menghiraukan ucapan Sooyoung.
“Baiklah Eouni akan aku belikan yang baru. Ottohke?” rayu Seohyun dengan senyumnya.
Sooyoung seperti mendapatkan angin surga langsung wajahnya menjadi sumringah, “Gomawo, Seohyunnie” ucapnya sambil menyubit pipi kanan Seohyun.
“Appo” ringis seohyun.
“Aku tidak kau belikan Seohyunnie?” selak Yoona dengan puply eyesnya.
“Baik Yoona eouni, kau juga akan kubelikan.” Senyum Seohyun. 
“Ya, kau ini baik sekali menjadi dongsaengku Hyunie-ah.” Ucap Yoona mencubit pipi kiri Seohyun.
“Appo, sakit Eouni.” Seohyun mengelus pipinya kembali, ‘Eouniku ini benar – benar yah’ gumamnya dalam hati. kedua eouninya hanya tersenyum gaje.
Kemudian Seohyun menghampiri kasir kantin tersebut untuk memesan minuman, “Permisi agashi, bisa pesan 2 gelas orange juice?”
Kasir tersebut tersenyum, “Bisa tunggu sebentar nona.”
5 menit kemudian kasir tersebut tengah membawa 2 gelas orange juice dan ditaruhnya diatas meja kasir, “Ini pesananmu nona.”
“Ah, kamsahamida. Ini uangnya” Seohyun menyerahkan uang kepada kasir tersebut dan mengambil 2 gelas orange juice yang dia pesan tadi.
“Ne, sama- sama.” Ucap kasir tersebut.

“Ini minuman untuk kalian Eouni.”
“Ah, kau baik sekali Seohyunnie.” Ucap mereka bersamaan. Seohyun hanya tersenyum.
“Ah, Hyunie-ah kau belum jawab pertanyaanku tadi.” Sergah Yoona.
“Pertanyaan yang mana Eouni?”
“Kau akan dijodohkan dengan anak pemilik cho corporation itu kan?” Yoona mendelikkan matanya kepada Seohyun seperti menyelidik.
Seohyun menghela nafasnya, “Betul Eouni, itu keinginan Eomma.”
“Jinja? Ah, selamat Hyunie-ah.” Yoona mencubit kedua pipi Seohyun lagi, seohyun hanya meringis sedangkan Sooyoung hanya berkutat dengan minumannya.
“Appo, Eouni kau sering sekali mencubit pipiku.” Seohyun mengerucutkan bibirnya.
“Mianhae Hyunie-ah aku terlalu senang.” Yoona mengelus kedua pipi Seohyun, “Bukankah begitu Young-ah?” Tanya Yoona menyenggol lengan Sooyoung.
“Ah, apa?” Sooyoung bingung, “Ah iya aku senang Hyunie-ah.” Ucap Sooyoung setelah mendapat tatapan tajam dari Yoona.
“Kenapa kalian bisa senang, aku kan belum bertemu dengan laki – laki itu?”
“Kudengar dia sangat tampan dan juga baik.” Jelas Yoona sambil tersenyum
“Benarkah katamu Eouni?”
“Hmmm, dia juga memiliki IQ tinggi dikampusnya.” Susul Sooyoung angkat bicara. Seohyun mengernyitkan dahi, dia bingung darimana kedua Eouninya tau kepribadian calon suaminya itu.
“Apa dia lebih pintar dari pada aku Eouni?”
“Hmm, mungkin saja. Tapi yang jelas aku dengar dia dijuluki Evil” Sooyoung menyeruput minumannya lagi.
“Mwo?” Seohyun dan Yoona bersamaan.
“Darimana kau tau Young-ah?” Tanya Yoona.
“Dari Oppaku.”
“Jadi Oppamu tau tentang orang itu Eouni?” Seohyun terlihat antusias.
“Ne, diakan sahabatnya Cho Kyuhyun anak dari pemilik Cho Coorporation itu Hyunie-ah.”
“Kenapa kau baru bilang Young-ah. Sejak kapan oppamu bersahabat dengannya?” Yoona menyenggol pinggang Sooyoung.
“Jadi namanya Cho Kyuhyun ya Eouni?” Seohyun mengangguk – angguk.
“Ya, kenapa aku harus bercerita padamu Youngie-ah.” Ucap Sooyoung malas lalu beralih menatap Seohyun, “Benar Hyunie-ah.”

***

“Besok malam kau akan bertemu dengan calon suamimu Hyunie-ah. Apa kau sudah siap?” Tanya Appa Seohyun saat makan malam.
Seohyun hanya mengangguk lemah, “Ne Appa, aku siap.”
“Bersemangatlah Hyunie-ah” Eommanya mengelus lembut bahu Seohyun, Seohyun tersenyum tulus pada Eommanya.
“Appa Eomma ada yang ingin aku tanyakan pada kalian berdua.”
“Katakanlah anakku.” Jawab Appa Seohyun.
“Jika aku sudah bertemu dengannya, apa kami akan dinikahkan secepatnya Appa? Bagaimana dengan kuliahku sekarang, aku baru saja semester 3?
Appanya tersenyum, “Tidak Hyunie-ah, setelah kau bertemu dengannya kau akan tunangan terlebih dahulu sebagai masa penjajakan. Setelah itu baru kalian menikah. Untuk kuliahmu appa akan meminta calon suamimu untuk mengijinkan kau kuliah hingga selesai. Arraso?”
“Ne Appa, kalau begitu boleh aku kembali ke kamar Appa? Aku sudah kenyang. Dan Eomma bolehkah 1 hari ini saja aku tidak membantu Eomma untuk membereskan meja makan ini?” minta Seohyun dengan Puply Eyesnya.
“Ne,” ucapnya bersamaan.

Seohyun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya, “Apa aku akan nikah muda? Andwe…” ucapnya gusar mengacak – ngacak rambutnya. “Appa dan Eomma kenapa kalian begitu tega pada anakmu ini, bagaimana dengan cita – cita anakmu ini? Aku ingin menjadi Pianist terkenal Eomma. Hiks.” Tak terasa air matanya mengalir dikedua pipinya.


Ditempat lain,
“Kyuhyun-ah, besok malam kau harus bersiap untuk bertemu dengan calon istrimu.” Ucap Eomma Kyuhyun menghampiri anaknya yang sedang asyik memainkan PSPnya.
“Hmmm..” jawabnya yang masih berkutat dengan PSPnya itu.
“Kau mendengarkan ucapan Eomma, Kyu?”
“Yak, sebentar lagi aku menang.. Eomma jangan berisik.”
“Kyu, kau ini benar – benar!” seru Eommanya menyerobot PSP dari tangan Kyuhyun.
“Ah Eomma, itu sedikit lagi. Cepat kembalikan Eomma sebelum aku kalah” Kesal Kyuhyun.
“Tidak akan Eomma kembalikan, sebelum kau bertemu dengan calon istrimu itu.” Ucap Eommanya berlalu keluar dari kamar Kyuhyun.
“Haiisshhh, Eomma seperti anak kecil.” Ucap Kyuhyun frustasi.
Eommanya kembali dan membuka pintu kamar Kyuhyun, “Kau yang seperti anak kecil, umurmu sudah 25 tahun masih saja kau tergila – gila dengan game!” serunya dan menutup pintunya kembali.
Kyuhyun hanya mengerucutkan bibirnya, mengacak – acak rambutnya dan tiba – tiba dia mengembangkan senyumnya, “Ah ada Ipodnya Donghae Hyung yang tertinggal ditasku, game i’m coming….” Seru Kyuhyun menyambar tasnya dimeja.

***

“Jadi malam ini kau akan bertemu gadis itu Kyu?” Tanya Donghae tanpa menoleh dan masih betah dengan bukunya. Kyuhyun mengangguk dan masih berkutat dengan PSP milik Eunhyuk. Tepatnya mencurinya dari tangan Eunhyuk ketika tiba dikampus.
“Ya Kyu, cepatlah bermain – main dengan PSPku. Jariku sudah gatal nih.” Eunhyuk yang gelisah melihat PSPnya dimainkan oleh Kyuhyun.
“Garuk saja Hyung, apa susahnya.”
Eunhyuk melongo dengan apa yang barusan diucapkan anak Evil itu, “Kau memanggilku Hyung, Kyu? Tumben sekali.” Matanya berbinar – binar.
“Kau berlebihan Hyung, tidak usah berbinar – binar seperti itu.” Ucap Kyuhyun tanpa menoleh sedikitpun. Eunhyuk hanya kebingungan kenapa Kyuhyun bisa tau?
“Kau sudah siap Kyu bertemu gadis itu?” Tanya Donghae kembali dan kali ini dia menutup bukunya.
“Siap tidak siap Hyung.” Jawabnya, “Ah, aku menang…” teriaknya. “Ini Hyuk aku kembalikan, gamenya terlalu mudah!” serunya sambil mengembalikan PSP milik Eunhyuk.
“Ya, tadi saat kau pinjam PSPku kau panggil aku Hyung, sekarang sudah selesai kau kembali seperti sebelumnya. Dasar kau EVIL!” seru Eunhyuk kesal dan mengelus – elus PSPnya, “Mesti dibilas 7 x dengan air kembang, sentuhan Kyuhyun itu ada virusnya!”
“Apa kau bilang Monkey?” Kyuhyun mendelik kearah Eunhyuk.
“Aniyo!” serunya membelakangi Kyuhyun.
“Sudah, sudah kalian ini bertengkar saja.” Lerai Donghae. “Bagaimana Kyu?”
“Hyung aku butuh bantuanmu.” Ucap Kyuhyun sembari mengeluarkan evil smirknya. Donghae hanya mengerutkan dahinya.

“Ya! Apa maksudmu Hyunie-ah? Aku menggantikan posisimu? Aniyo!!” seru Yoona ketika Seohyun meminta Yoona menggantikan posisinya nanti malam saat bertemu dengan calon suaminya itu.
“Ayolah Eouni tolong aku, aku belum siap” rajuk Seohyun.
“Aniyo Hyunie-ah, bagaimana kalau calon suamimu jatuh cinta padaku?”
“Tidak akan Eouni, ayolah tolonglah aku.” Mohon Seohyun dengan puply eyesnya.
“Ya Hyunie-ah jangan mengeluarkan pandangan seperti itu, aku jadi tidak tega.”
“Berarti Eouni mau membantuku kan?”
Yoona menghela nafasnya, “Hah, baiklah 1 kali ini saja, jika ada apa – apa aku tidak menanggungnya Hyunnie.”
“Ah, terima kasih Eouniku tersayang” Seohyun memeluk Yoona. Tak mereka sadari, ternyata Sooyoung yang baru datang mendengar pembicaraan mereka dan Sooyoung berniat akan bercerita dengan oppanya, karena oppanya dekat Kyuhyun.

***

tbc

FF V - EUNHA (BTS X GFRIEND SHIPPER) - THE HANDSOME FREAK CHAPTER 6

The Handsome freak Chapter 6 Previous  1 ,  2 ,  3 ,  4 ,  5 Title : Fanfiction Chapter Genre : Romance, Comedy Ca...